ArcView GIS merupakan aplikasi
GIS yang sangat bagus menurut saya. Dibandingkan ArcGIS, ArcView sampai saat ini sangat memiliki fan fanatik tersendiri. Saya sendiri kadang lebih suka menggunakan ArcView untuk bekerja, meski mulai sekarang sudah sedikit-sedikit berpindah ke
ArcGIS.
Editing di ArcView lebih sulit dari di ArcGIS,

mengapa? Karena secara default ArcView tidak memiliki fungsi-fungsi analysis. Berbeda dengan ArcGIS yang memiliki segudang tool di ArcToolBox.
Untuk bekerja dengan ArcView saya menggunakan ekstensi-ekstensi tambahan. Salah satunya adalah EditTools yang dapat diperoleh di
http://www.ian-ko.com. EditTools merupakan salah satu ekstensi favorit saya, apalagi versi terbarunya yaitu versi 3.6 yang dulu berbayar sudah dapat kita miliki secara gratis.
Dengan EditTools kita dapat melakukan berbagai macam editing dari yang gampang sampai yang rumit seperti geoprocessing, clean polygon, Konversi shapefile dan sebagainya.
Berikut beberapa funsi EditTools 3.6 :
Clean, Build, Adjust, Edge Match dan COGO seperti di Arc/Info
Edit seperti di CAD
Update attributes berdasarkan rule-rule yang kita telah tentukan
Membuat polygon baru dengan tetap menjaga thema bersih dan bebas dari overlap
Edit dan menjaga polyline tetap bersih dan siap untuk network analysis
Powerful generic snapping
Build Convex Hull, TIN (2D or 3D) serta Thiessen Polygon
Menghitung Kemiringan, pemandangan, kelerengan, mengolah kontur dan banyak lagi...
Coba deh, pasti suka dengan ekstensi ini...